MotoGP Sepang 2015 Terancam Kabut Asap

October 24 2015

Perebutan titel MotoGP 2015 kian berjalan sengit, karena Valentino Rossi hanya terpaut 11 poin dari Jorge Lorenzo yang menguntinya di posisi dua klasemen pembalap sementara. Apalagi balapan tinggal menyisakan dua seri lagi. Balapan berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia akhir pekan ini, dan Lorenzo sudah pasang ancang-ancang untuk mengalahkan rekan setimnya di Movistar Yamaha itu.

X-Fuera fokus kepada settingan ban untuk mengakali cuaca panas dan kelembapan yang ada di Malaysia, dan Lorenzo percaya jika memiliki settingan yang tepat, ia bisa menempel dan memangkas jaraknya dengan The Doctor.

“Saya pikir kunci pertarungan untuk kemenangan di sini akan bergantung pada performa ban, dan saya pikir kami punya kesempatan menang lagi. Tujuan utama untuk memangkas poin dengan Valentino, dan saya akan coba melakoni seri selanjutnya di Valencia dengan jarak yang lebih kecil lagi. Saya merasa kuat dan tak sabar berlomba di Malaysia,” tegasnya.

Lorenzo juga tak lupa memberi selamat kepada Yamaha, yang menyabut titel konstruktor terbaik MotoGP 2015 di Australia akhir pekan lalu.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga Yamaha, setelah meraih titel kedua di Australia. Saya sangat bangga dengan seluruh anggota tim, dan mekanik yang membuat segalanya mungkin, dengan bekerja keras di Jepang sepanjang musim,” tambah rider asal Spanyol.

lorenzo-free-practice-sepang-2015

MotoGP seri Malaysia yang bakal dilangsungkan Minggu 25 Oktober 2015 masih belum jelas. Penyebabnya karena Selangor yang merupakan tempat penyelenggaraan MotoGP seri Malaysia termasuk kota yang terkena imbas kabut asap akibat kebakaran hutan di Indonesia.

Kondisi tersebut membuat pihak Dorna selaku penyelenggara MotoGP merasa khawatir dengan situasi yang sedang terjadi ini. Bahkan, apabila kualitas udara memang tak mendukung, maka Dorna disebut-sebut bakal mengatur jadwal ulang atau membatalkan MotoGP seri Malaysia.

Managing Director Dorna Sports, Javier Alonso mengatakan bahwa hal itu terjadi apabila polusi di Sirkuit Sepang melewati batas Standar Pencemaran Udara (PSI). Sebab hingga saat ini kualitas udara di Selangor masih berada di batas normal.

“Kami semua masih berada dalam diskusi mengenai status MotoGP seri Malaysia. Kami belum dapat memutuskan apakah akan memundurkan jadwalnya atau membatalkannya,” ucap Alonso, seperti dikutip dari Crash, Kamis (22/10/2015).

“Saya menilai bahwa hingga saat ini kualitas udara di Selangor masih cukup baik, dan masih layak untuk menggelar balapan. Namun kami akan terus memonitoring status udara di sini, dan apabila memang berada dalam kondisi yang buruk, maka kami akan mengambil keputusan,” tuntasnya.